Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan momentum pengujian level resistansi pada perdagangan hari ini, Selasa (6/10/2026).

Pasar modal domestik saat ini membidik angka 6.187 sebagai target resistansi terdekat.

Langkah ini menyusul keberhasilan indeks yang sukses menembus level resistansi 6.095 pada perdagangan awal pekan, Senin (5/10/2026).

Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG tercatat kokoh di posisi 6.118.

Meskipun optimisme pasar cukup terlihat, riset Sinarmas Sekuritas memberikan pandangan yang cukup hati-hati.

Lembaga tersebut memberikan rating neutral to bearish untuk dinamika perdagangan pasar hari ini.

Para analis memetakan bahwa jika pergerakan indeks mampu melampaui level 6.187, maka next resistance berada pada rentang 6.227 hingga 6.271.

Sebaliknya, pelaku pasar juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi.

Area dukungan atau support terdekat kini dipetakan berada pada rentang 6.019 hingga 5.973.

Apabila tekanan jual berlanjut, level support berikutnya berada di angka 5.898.

Area tersebut diantisipasi akan menjadi titik krusial yang diuji jika indeks mengalami technical rebound di tengah volatilitas pasar.

Dalam menyikapi kondisi pasar yang fluktuatif, Sinarmas Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati tiga emiten dengan strategi speculative buy.

Saham pertama yang direkomendasikan adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Emiten ini memiliki harga terakhir di Rp 620 dengan rentang entry price disarankan pada Rp 585 hingga Rp 625.

Target harga untuk ERAA dipatok pada kisaran Rp 645 hingga Rp 685, dengan batasan stop loss di level Rp 560.

Selanjutnya, saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) juga masuk dalam daftar pantauan.

TAPG tercatat memiliki harga penutupan terakhir di Rp 1.980.

Investor disarankan melakukan akumulasi pada rentang harga Rp 1.910 hingga Rp 1.985.

Target harga untuk emiten ini berada di level Rp 2.040 hingga Rp 2.080, dengan stop loss pada Rp 1.850.

Saham ketiga yang direkomendasikan adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Saham PTBA saat ini berada di level Rp 3.270.

Strategi speculative buy dapat dilakukan dengan entry price pada rentang Rp 3.130 hingga Rp 3.280.

Target harga untuk saham ini berada pada kisaran Rp 3.380 hingga Rp 3.460, dengan batas stop loss di angka Rp 3.040.

Keputusan investasi sepenuhnya tetap berada di tangan para pelaku pasar dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Pergerakan indeks hari ini diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh sentimen domestik maupun global yang membayangi pasar keuangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *