Jakarta – GoPay berhasil mengukuhkan posisinya sebagai penggerak utama ekonomi digital di Indonesia melalui raihan dua penghargaan bergengsi yang diterima secara bersamaan.

Layanan keuangan digital ini sukses menyabet gelar dalam ajang IN-Apps Digital Awards 2026 dan Jakarta Investment Award 2026.

Kedua apresiasi tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong digitalisasi serta pertumbuhan investasi di tingkat nasional dan daerah.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menobatkan GoPay sebagai pemenang dalam kategori aplikasi dompet digital (e-wallet)/non-perbankan pada ajang IN-Apps Digital Awards 2026.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam menyediakan layanan pembayaran yang aman, mudah, cepat, dan inovatif bagi masyarakat luas.

Pemerintah menilai langkah inovatif tersebut memiliki andil besar dalam mempercepat inklusi keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan Jakarta Investment Award 2026 kepada GoPay dalam kategori penanaman modal dalam negeri.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas peran aktif perusahaan dalam mendukung ekosistem investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jakarta.

Direktur Bisnis Konsumen GoPay, Kelvin Timotius, menyatakan bahwa raihan ini merupakan manifestasi dari komitmen perusahaan untuk terus menjadi mitra strategis bagi pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa GoPay akan terus menghadirkan inovasi layanan keuangan yang relevan guna menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang pesat.

“Kami juga bertekad untuk terus memperkuat ekosistem digital dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Kelvin, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (5/10).

Sejak meluncurkan aplikasi mandiri pada tahun 2023, GoPay telah melakukan transformasi besar menjadi platform keuangan komprehensif.

Perusahaan kini mengintegrasikan berbagai teknologi canggih, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas layanan dan standar keamanan data pengguna.

Di tingkat nasional, inisiatif inklusi keuangan dilakukan melalui perluasan penggunaan QRIS serta serangkaian program edukasi keuangan.

Beberapa kampanye edukatif yang telah dijalankan meliputi program Pintar Bareng GoPay dan kampanye Judi Pasti Rugi yang menyasar literasi keuangan masyarakat.

Pada level daerah, GoPay menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah setempat dan komunitas lokal untuk mempercepat digitalisasi layanan publik.

Langkah ini ditujukan untuk memberdayakan masyarakat serta para pelaku usaha kecil agar lebih adaptif terhadap ekosistem digital.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi guna menciptakan solusi keuangan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Upaya ini diproyeksikan akan terus berlanjut seiring dengan visi pemerintah dalam membangun ekonomi digital yang lebih tangguh dan merata di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *