Jakarta – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen interim tahun buku 2026 dengan total nilai mencapai Rp349,52 miliar.
Keputusan korporasi ini menetapkan nilai dividen per saham sebesar Rp72,52 yang akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang berhak.
Langkah pembagian dividen tersebut telah mendapatkan restu resmi dari jajaran direksi serta dewan komisaris perseroan.
“Rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2026 sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 2 Oktober 2026,” ujar Corporate Secretary AUTO, Sophie Handili, sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (5/10/2026).
Manajemen perusahaan telah menetapkan batas waktu bagi investor yang ingin mendapatkan hak dividen.
Pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 15 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB menjadi pihak yang berhak menerima pembayaran tersebut.
Jadwal perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 13 Oktober 2026.
Sementara itu, tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 14 Oktober 2026.
Untuk transaksi di pasar tunai, masa cum dividen ditetapkan pada 15 Oktober 2026, disusul dengan tanggal ex dividen pada 16 Oktober 2026.
Seluruh pembayaran dividen interim ini dijadwalkan akan ditransfer kepada pemegang saham pada 26 Oktober 2026.
Keputusan pembagian laba ini didasarkan pada performa keuangan perusahaan yang tercatat hingga periode 30 Juni 2026.
Data keuangan menunjukkan bahwa perseroan mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,15 triliun.
Selain itu, perusahaan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya dengan nilai mencapai Rp11,98 triliun.
Kekuatan modal perseroan juga terlihat dari total ekuitas yang tercatat sebesar Rp17,19 triliun per akhir Juni 2026.
Kondisi fundamental yang solid ini menjadi landasan bagi manajemen untuk memberikan nilai tambah bagi para investor melalui dividen tunai.
Di pasar modal, antusiasme investor terhadap saham AUTO sempat terlihat pada perdagangan Senin (5/10/2026).
Harga saham AUTO ditutup menguat sebesar 2,37 persen ke level Rp3.450 per lembar saham.
Berdasarkan harga penutupan tersebut, nilai dividen interim sebesar Rp72,52 memberikan potensi tingkat imbal hasil atau dividend yield sekitar 2,10 persen.
Aksi korporasi ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan pemegang saham di tengah dinamika pasar otomotif nasional yang terus berkembang.
Sebagai perusahaan komponen otomotif terkemuka, Astra Otoparts terus berupaya mempertahankan stabilitas kinerja keuangan sepanjang tahun berjalan.
Investor diharapkan memperhatikan jadwal penting tersebut agar tidak melewatkan periode pencatatan dalam daftar penerima dividen.










