Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah menyelesaikan proyek penguatan tepian Sungai Aih Bobo di Desa Aih Bobo dan Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Langkah tanggap darurat ini bertujuan untuk melindungi area permukiman, lahan pertanian, serta akses mobilitas warga dari ancaman erosi dan banjir bandang.
Pekerjaan konstruksi difokuskan pada pemasangan struktur bronjong sepanjang 1 kilometer dengan tinggi 2,5 meter dan lebar 3 meter. Site Manager Operasional Hutama Karya, Peri, menjelaskan bahwa pemasangan anyaman kawat berisi batu ini dipilih karena merupakan teknik paling ideal untuk memperkuat dinding sungai pasca-kerusakan akibat bencana hidrometeorologi sebelumnya.
Pengawas Lapangan BWS Sumatera I, Fahried Wajidi, menambahkan bahwa proyek ini mencakup lima titik lokasi di Kecamatan Rikit Gaib, Dabun Gelang, dan Putri Betung. Hingga saat ini, progres fisik pengerjaan telah mencapai 99 persen dengan dukungan dana dari Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp137 miliar.
Di sisi lain, perwakilan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Kemendagri, Imran, menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam menuntaskan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan pascabencana, khususnya di wilayah Pining dan Pintu Rime, guna memaksimalkan alokasi anggaran yang telah disalurkan pemerintah pusat.


