New York – Bursa saham Amerika Serikat mencatatkan reli signifikan pada penutupan perdagangan Kamis (3/9/2026) waktu setempat.

Ketiga indeks utama Wall Street kompak menguat lebih dari 1 persen di tengah optimisme pelaku pasar.

Sentimen positif ini dipicu oleh pernyataan Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, yang memberikan isyarat pelonggaran sikap moneter.

Waller menyatakan kepada Reuters bahwa dirinya cenderung mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga acuan The Fed.

Keputusan tersebut dapat diambil apabila data ekonomi mendatang mengonfirmasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda.

Namun, ia menegaskan tetap akan mendukung kenaikan suku bunga jika inflasi tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Pernyataan ini langsung meredam kekhawatiran investor mengenai potensi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan September turun menjadi 50,4 persen.

Angka tersebut turun drastis dibandingkan posisi pada Rabu (2/9) yang mencapai 63,2 persen.

Penurunan ekspektasi ini juga berdampak pada imbal hasil atau yield US Treasury yang melemah untuk sesi kedua berturut-turut.

Sebelumnya, yield obligasi pemerintah sempat menyentuh level tertinggi sejak November 2023.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 624,16 poin atau 1,18 persen ke level 53.686,11.

Indeks S&P 500 naik 81,11 poin atau 1,06 persen menjadi 7.747,71.

Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 366,23 poin atau 1,40 persen ke posisi 26.584,06.

“Komentar dari Gubernur The Fed Waller memberikan dorongan luas bagi pasar secara keseluruhan,” ujar Bill Northey, Senior Investment Director di U.S. Bank Wealth Management, dilansir dari Reuters.

Selain faktor makro, pergerakan bursa juga didorong oleh kinerja saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Saham Nvidia tercatat naik 1,8 persen menyusul rencana akuisisi platform pengembang Hugging Face senilai 12,9 miliar dolar AS.

Sebaliknya, saham Broadcom justru terkoreksi 2,7 persen akibat proyeksi pendapatan kuartal keempat yang berada di bawah ekspektasi pasar.

Sektor perangkat lunak juga mencatatkan performa impresif dengan kenaikan saham Snowflake sebesar 16,6 persen.

Perusahaan lain seperti ServiceNow, Salesforce, dan Adobe turut membukukan penguatan antara 2,1 persen hingga 6,5 persen.

Investor kini mengalihkan fokus pada data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja pada Jumat (4/9).

Ekonom memproyeksikan ekonomi AS hanya akan menambah sekitar 56.000 lapangan pekerjaan baru pada Agustus.

Tingkat pengangguran diprediksi tetap bertahan di level 4,1 persen.

Data tersebut menjadi indikator krusial bagi arah kebijakan The Fed pada pertemuan mendatang.

Pasar saat ini berada dalam posisi menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait stabilitas ekonomi nasional Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *