Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) secara resmi menetapkan kembali peringkat korporasi PT Petrosea Tbk (PTRO) di level idA+ dengan prospek stabil.
Keputusan tersebut berlaku efektif setelah melalui proses pemeringkatan yang diselesaikan pada 7 September 2026.
Langkah ini mencakup penilaian terhadap seluruh instrumen utang yang diterbitkan oleh perusahaan tambang tersebut.
Pefindo menegaskan peringkat idA+ juga tetap disematkan pada Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2024 serta Tahap II Tahun 2025 milik PTRO.
Tidak hanya instrumen konvensional, perusahaan pemeringkat ini turut mempertahankan peringkat idA+(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2024 dan Tahap II Tahun 2025.
Dasar penetapan peringkat ini merujuk pada analisis komprehensif terhadap data dan informasi internal perusahaan.
Dokumen yang ditinjau mencakup laporan keuangan yang telah diaudit per 31 Desember 2025 serta laporan keuangan tidak diaudit per 31 Maret 2026.
Peringkat idA sendiri merepresentasikan tingkat kemampuan yang kuat dibandingkan obligor domestik lainnya dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang.
“PEFINDO kembali memberikan peringkat idA+/Stable kepada Petrosea, serta peringkat idA+ untuk Obligasi Berkelanjutan I dan peringkat idA+(sy) Sukuk Ijarah Berkelanjutan I,” demikian tertulis dalam laporan keterbukaan informasi PTRO, Senin (14/9/2026).
Pefindo memberikan catatan tambahan terkait kategori peringkat tersebut.
Lembaga tersebut menjelaskan bahwa obligor dengan peringkat idA memiliki potensi untuk lebih mudah terpengaruh oleh perubahan kondisi ekonomi yang bersifat negatif dibandingkan dengan peringkat di atasnya.
Namun, tanda tambah (+) pada peringkat idA+ memberikan indikasi bahwa posisi perusahaan relatif kuat.
Peringkat tersebut dinilai berada sedikit di atas rata-rata kategori peringkat idA secara umum.
Secara fundamental, Pefindo menyoroti bahwa posisi bisnis Petrosea saat ini tergolong solid.
Keunggulan tersebut didukung oleh portofolio layanan perusahaan yang terintegrasi secara komprehensif.
Selain itu, profil keuangan PTRO dinilai cukup kuat untuk menopang operasional perusahaan di tengah dinamika industri saat ini.
Peringkat ini menjadi acuan bagi para investor dan kreditur mengenai stabilitas perusahaan dalam menjaga kewajiban utangnya.
Stabilitas outlook yang diberikan memberikan sinyal positif mengenai proyeksi kinerja perusahaan dalam jangka menengah.
Keputusan Pefindo mencerminkan kepercayaan terhadap manajemen Petrosea dalam mengelola risiko bisnis dan finansial di tengah tantangan ekonomi makro yang terus berkembang.
Dengan mempertahankan peringkat ini, Petrosea diharapkan tetap mampu menjaga kepercayaan pasar dalam pelaksanaan kewajiban obligasi dan sukuknya.
Penilaian ini juga menandakan bahwa fundamental perusahaan tetap terjaga di tengah ekspansi bisnis yang dilakukan oleh pihak manajemen.










