Jakarta – PT Trimegah Sumber Mas kembali melakukan langkah strategis dengan mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR).

Perusahaan pengendali emiten penyedia platform voucher digital tersebut tercatat melepas 300 juta lembar saham UVCR ke pasar.

Transaksi penjualan saham ini telah dilaporkan secara resmi melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 4 September 2026.

Eksekusi penjualan saham tersebut dilakukan secara langsung oleh perseroan pada Rabu, 2 September 2026.

Aksi korporasi ini terbagi ke dalam dua tahap transaksi, yakni masing-masing sebesar 21 juta lembar dan 279 juta lembar saham.

Seluruh saham tersebut dilepas dengan harga Rp 141 per lembar.

Estimasi dana segar yang berhasil dikantongi oleh Trimegah Sumber Mas dari aksi penjualan ini mencapai Rp 42,3 miliar.

Tujuan dari penjualan saham ini adalah untuk keperluan investasi dan internal perusahaan, ungkap manajemen Trimegah Sumber Mas dalam laporan tersebut, dikutip dari keterbukaan informasi BEI (4/9/2026).

Dampak dari transaksi ini menyebabkan porsi kepemilikan saham Trimegah Sumber Mas di UVCR mengalami penurunan cukup signifikan.

Sebelum transaksi, pengendali tercatat menguasai 623,55 juta lembar saham atau setara dengan 31,18 persen hak suara.

Setelah transaksi rampung, kepemilikan saham mereka menyusut menjadi 323,55 juta lembar saham.

Angka tersebut merepresentasikan sekitar 16,18 persen dari total saham beredar di perusahaan.

Meskipun terjadi pengurangan porsi kepemilikan hingga hampir setengahnya, Trimegah Sumber Mas menegaskan tetap memegang kendali atas UVCR.

Aksi divestasi ini bukan merupakan langkah pertama yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun 2026.

Sebelumnya, pada 22 Mei 2026, Trimegah Sumber Mas telah melepas 201 juta lembar saham UVCR melalui empat transaksi terpisah.

Kala itu, saham dijual pada harga Rp 220 per lembar dan menghasilkan dana sebesar Rp 44,22 miliar.

Jika diakumulasikan dengan aksi penjualan pada awal September, perusahaan telah melepas total 501 juta lembar saham UVCR sepanjang tahun 2026.

Total dana segar yang dihimpun oleh pengendali dari dua gelombang penjualan besar tersebut mencapai Rp 86,52 miliar.

Tren pengurangan kepemilikan saham oleh Trimegah Sumber Mas ini sebenarnya sudah berlangsung sejak akhir tahun 2025.

Pada 13 November 2025, perusahaan melepas 62,5 juta lembar saham di harga Rp 118 per lembar, yang menghasilkan dana Rp 7,37 miliar.

Sekretaris Perusahaan UVCR, Ayu Kusuma Trisyani, menyatakan bahwa divestasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan investasi dan internal perusahaan, dikutip dari keterangan tertulis perusahaan (13/11/2025).

Setelah rangkaian aksi tersebut, kepemilikan Trimegah Sumber Mas terus mengalami penurunan dari posisi awal 46,22 persen di akhir tahun 2025 hingga kini berada di level 16,18 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *