Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 dengan total nilai mencapai Rp 6,16 triliun.

Kebijakan korporasi ini memberikan imbal hasil sebesar Rp 66 per lembar saham bagi para pemegang saham perseroan.

Keputusan tersebut diambil setelah jajaran Direksi Bank Mandiri mendapatkan restu dari Dewan Komisaris pada 3 September 2026.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, mengonfirmasi realisasi pembagian dividen tersebut melalui keterbukaan informasi publik pada Senin (7/9).

“Total nilai dividen interim yang akan dibayarkan sebesar Rp 6,16 triliun atau Rp 66 per saham,” ujar Adhika dalam keterangan resminya.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa landasan perhitungan dividen ini merujuk pada data keuangan perusahaan per 30 Juni 2026.

Hingga periode pertengahan tahun tersebut, Bank Mandiri berhasil mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 30,41 triliun.

Kondisi permodalan perusahaan dinilai sangat kuat untuk mendukung aksi korporasi tersebut.

Berdasarkan laporan yang sama, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat mencapai Rp 211,84 triliun.

Selain itu, total ekuitas Bank Mandiri per 30 Juni 2026 berada pada posisi Rp 293,02 triliun.

Penyaluran dividen ini akan mengikuti rangkaian jadwal yang telah ditentukan bagi para investor di pasar modal.

Para pemegang saham perlu memperhatikan tanggal penting agar tetap berhak menerima hak dividen tersebut.

Jadwal cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan jatuh pada 15 September 2026.

Sementara itu, ex dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi akan berlangsung pada 16 September 2026.

Untuk transaksi di pasar tunai, tanggal cum dividen dijadwalkan pada 17 September 2026.

Pada tanggal yang sama, pukul 16.00 WIB, menjadi batas akhir pendataan daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai.

Selanjutnya, ex dividen untuk pasar tunai akan dilaksanakan pada 18 September 2026.

Proses pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham dijadwalkan akan dilakukan pada 2 Oktober 2026.

Langkah pembagian dividen interim ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid sepanjang semester pertama tahun 2026.

Investor diharapkan memantau pergerakan saham BMRI menjelang tanggal-tanggal krusial tersebut untuk mengoptimalkan hak dividen mereka.

Perusahaan terus menjaga rasio permodalan yang sehat guna memastikan keberlanjutan ekspansi bisnis di masa depan.

Stabilitas laba yang terjaga menjadi motor utama bagi Bank Mandiri dalam mempertahankan kebijakan pembagian dividen secara berkala bagi para investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *