Jakarta – PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) resmi menetapkan nilai pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nominal mencapai Rp97,47 miliar.
Kebijakan pembagian laba ini memberikan hak kepada pemegang saham untuk menerima sebesar Rp20 per lembar saham.
Keputusan tersebut disahkan secara definitif melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 15 September 2026.
Manajemen perusahaan melakukan pemutakhiran data melalui keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Senin (21/9/2026).
Pembaruan ini merupakan bentuk koreksi atas pengumuman sebelumnya yang tercatat dengan nomor surat 42A/RAIN/IX/C/2026.
Investor yang berhak mendapatkan distribusi dividen ini adalah mereka yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) hingga 25 September 2026 pukul 16.00 WIB.
Jadwal pelaksanaan pembagian dividen telah ditetapkan secara rinci untuk memastikan operasional berjalan lancar di bursa.
Bagi investor di pasar reguler dan pasar negosiasi, tanggal cum dividen ditetapkan pada 23 September 2026.
Sementara itu, tanggal ex dividen untuk kedua pasar tersebut akan jatuh tepat pada 24 September 2026.
Ketentuan berbeda berlaku untuk pasar tunai, di mana tanggal cum dividen jatuh pada 25 September 2026.
Selanjutnya, tanggal ex dividen di pasar tunai dijadwalkan berlangsung pada 28 September 2026.
Seluruh proses penyaluran dana dividen kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan akan terealisasi pada 15 Oktober 2026.
Keputusan pemberian dividen ini didasarkan pada performa keuangan perusahaan yang tercatat per 31 Desember 2025.
Berdasarkan laporan keuangan periode tersebut, perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$2,42 juta.
Kondisi keuangan perusahaan dinilai cukup stabil dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai US$180,41 juta.
Selain itu, total ekuitas yang dimiliki PT Resource Alam Indonesia Tbk hingga akhir tahun 2025 tercatat sebesar US$151,15 juta.
Langkah pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada para pemegang saham di tengah dinamika pasar modal.
Para investor diharapkan memperhatikan jadwal cum dan ex dividen untuk memastikan hak atas dividen tunai tetap terjaga.
Pihak manajemen juga mengingatkan para pemegang saham untuk memantau pengumuman resmi perusahaan terkait prosedur teknis pencairan dana.
Perusahaan terus berupaya menjaga performa operasional guna mendukung stabilitas keuangan di masa mendatang.
Seluruh detail mengenai jadwal dan prosedur pembayaran telah disampaikan sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia.










