Jakarta – Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (15/9/2026).
Penurunan harga ini terjadi di tengah dinamika pasar komoditas global yang memengaruhi pergerakan nilai logam mulia domestik.
Berdasarkan data yang dirilis melalui situs resmi Logam Mulia, harga emas pecahan satu gram kini dipatok pada angka Rp 2.592.000.
Angka tersebut mencerminkan pelemahan sebesar Rp 10.000 dibandingkan harga pada penutupan perdagangan hari Senin (14/9/2026) yang berada di level Rp 2.602.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh pihak Antam juga ikut tertekan.
Saat ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp 2.437.000 per gram.
Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 15.000 dibandingkan dengan posisi harga pada hari sebelumnya di angka Rp 2.452.000 per gram.
Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari prosedur rutin yang dilakukan oleh produsen emas nasional berdasarkan fluktuasi pasar.
Pihak Logam Mulia dalam keterangannya menjelaskan bahwa harga per gram emas Antam memiliki variasi tergantung pada berat batangan yang dibeli.
Perbedaan harga ini muncul karena adanya biaya tambahan yang dibebankan pada proses pencetakan batangan berukuran kecil.
Secara teknis, harga per gram untuk emas dengan ukuran yang lebih kecil cenderung lebih mahal dibandingkan dengan batangan berukuran besar.
Sebagai referensi bagi para investor, berikut adalah rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai pecahan per Selasa (15/9/2026):
Pecahan 0,5 gram dijual dengan harga Rp 1.346.000.
Emas batangan seberat 5 gram dipasarkan dengan harga Rp 12.775.000.
Untuk pecahan 10 gram, harga saat ini mencapai Rp 25.470.000.
Selanjutnya, untuk emas batangan berukuran 25 gram, harga yang ditetapkan adalah Rp 63.510.000.
Pecahan 50 gram dibanderol pada harga Rp 126.855.000.
Sementara itu, untuk batangan seberat 100 gram, harga yang berlaku adalah Rp 253.560.000.
Untuk kebutuhan investasi dalam skala lebih besar, pecahan 250 gram dijual seharga Rp 633.590.000.
Adapun batangan dengan berat 500 gram kini bernilai Rp 1.266.900.000.
Pecahan terbesar yaitu 1.000 gram atau satu kilogram dipatok di angka Rp 2.532.600.000.
Perlu dicatat bahwa seluruh daftar harga yang tercantum di atas belum termasuk beban pajak yang mungkin berlaku sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Pelaku pasar maupun investor individu diharapkan selalu memantau perkembangan harga harian sebelum melakukan transaksi pembelian atau penjualan kembali emas batangan.
Fluktuasi harga ini mencerminkan sensitivitas logam mulia terhadap berbagai sentimen ekonomi yang berkembang sepanjang pekan ini.
Konsistensi dalam pemantauan harga menjadi kunci bagi investor untuk mengoptimalkan potensi keuntungan di tengah kondisi pasar yang dinamis.










