Jakarta – Saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar menunjukkan pemulihan pada perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat (9/10/2026).

Seluruh emiten bank besar kompak mencatatkan penguatan nilai saham di papan bursa.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau naik 0,83% ke level Rp 6.050 per lembar saham.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyusul dengan apresiasi sebesar 1,32% ke posisi Rp 3.070.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan kenaikan 1% menjadi Rp 4.040.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turut menguat 0,88% ke level harga Rp 3.440.

Meskipun terjadi pemulihan hari ini, kinerja mingguan sektor perbankan secara umum masih berada di bawah tekanan.

Data pasar menunjukkan BBCA terkoreksi 0,82% dan BBRI melemah 0,32% sepanjang pekan berjalan.

Sebaliknya, BMRI dan BBNI masih mampu menjaga kinerja positif mingguan masing-masing sebesar 0,25% dan 0,58%.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai fluktuasi ini dipicu oleh sentimen negatif yang mendominasi pasar selama sepekan terakhir.

“Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya sikap risk-off investor di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik,” ujar Nafan dikutip dari laporan resmi pasar, Jumat (9/10/2026).

Pelemahan indeks secara umum dan aksi jual investor asing menjadi faktor utama penyebab tekanan tersebut.

Nafan menambahkan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah dan dinamika imbal hasil obligasi pemerintah turut memengaruhi persepsi risiko.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) menjadi sorotan utama pelaku pasar.

“Saham perbankan berkapitalisasi besar juga relatif sensitif terhadap arus dana asing karena memiliki bobot signifikan dalam pergerakan IHSG,” jelas Nafan.

Menurutnya, tekanan harga saham tidak merefleksikan penurunan fundamental perusahaan, melainkan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal.

Prospek jangka menengah sektor perbankan dinilai tetap solid berkat pertumbuhan kredit dan pengelolaan margin bunga bersih (NIM) yang terjaga.

Analis memprediksi pergerakan saham perbankan pada pekan depan akan cenderung bervariasi dengan peluang penguatan teknikal.

Peluang tersebut sangat bergantung pada kemampuan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan posisi di atas area support psikologis 6.000.

Nafan menyarankan investor untuk melakukan akumulasi beli pada saham BBCA dengan target harga Rp 7.900.

Rekomendasi serupa diberikan untuk BBNI dengan target Rp 4.020, BMRI di level Rp 4.720, serta BBRI di angka Rp 3.570.

Investor tetap diminta untuk mencermati kualitas permodalan dan prospek pertumbuhan laba emiten di tengah volatilitas pasar yang masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *